ETIKA DIGITAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA MEDIA SOSIAL

Rp77,000.00

Di era disrupsi teknologi saat ini, batas antara dunia nyata dan virtual kian memudar. Media sosial bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan ruang utama di mana karakter generasi muda diuji dan dibentuk setiap harinya. Namun, di balik kemudahan akses informasi, tersimpan tantangan moral yang nyata: dari badai hoaks, perundungan siber (cyberbullying), hingga fenomena kecanduan digital yang mengancam empati dan integritas.

Buku “Etika Digital dan Pendidikan Karakter di Era Media Sosial” hadir sebagai panduan komprehensif bagi siapa saja yang peduli terhadap masa depan moralitas di ruang digital. Penulis membedah secara mendalam bagaimana nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati tetap bisa ditegakkan di tengah algoritma yang serba cepat. Tidak hanya menyuguhkan teori etika digital, buku ini juga menawarkan strategi praktis bagi:

  • Pendidik: Langkah konkret mengintegrasikan etika digital dalam pembelajaran di sekolah.

  • Orang Tua: Cara bijak membangun komunikasi terbuka dan menjadi teladan penggunaan teknologi yang sehat bagi anak.

  • Mahasiswa & Masyarakat Umum: Membangun literasi digital untuk menjadi warga digital yang kritis, berintegritas, dan tidak mudah terbawa arus.

Melalui buku ini, pembaca diajak untuk menyadari bahwa setiap “klik” memiliki konsekuensi moral. Inilah kompas batin yang dibutuhkan untuk mengubah media sosial dari sekadar ruang konsumsi menjadi medan latihan untuk menjadi pribadi yang matang, bijak, dan bertanggung jawab bagi bangsa di masa depan.

Kategori: Brand:

Menavigasi Moralitas di Balik Layar: Membentuk Karakter Tangguh dalam Gempuran Algoritma

Di era disrupsi teknologi saat ini, media sosial telah bertransformasi dari sekadar alat komunikasi menjadi ruang sosial utama di mana identitas dan nilai-nilai moral generasi muda diuji setiap waktu. Namun, percepatan inovasi digital ini membawa tantangan etis yang kompleks mulai dari badai hoaks dan perundungan siber (cyberbullying) hingga krisis empati akibat anonimitas di dunia maya.

Buku “Etika Digital dan Pendidikan Karakter di Era Media Sosial” hadir sebagai jawaban komprehensif atas kegelisahan pendidikan di tengah gelombang digitalisasi. Melalui pendekatan yang multidimensional, buku ini tidak hanya membahas aspek teknis literasi digital, tetapi juga membedah landasan filosofis dan teoretis mengenai bagaimana nilai-nilai luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, dan integritas tetap dapat ditegakkan di ruang virtual.

Apa yang akan Anda temukan dalam buku ini?

  • Analisis Era Disrupsi: Memahami karakteristik platformisasi, datafikasi, dan peran kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah pendidikan modern.

  • Strategi Pendidikan Karakter Holistik: Panduan praktis bagi pendidik dan orang tua untuk mengintegrasikan nilai moral dalam penggunaan teknologi sehari-hari.

  • Literasi Digital Kritis: Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menyaring informasi, berpikir kritis, dan bertindak etis untuk meminimalkan risiko manipulasi media.

  • Pengembangan Soft Skills Digital: Bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk melatih kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan tanpa mengabaikan etika.

  • Delapan Pilar Karakter Digital: Penelusuran mendalam mengenai nilai integritas, empati, kendali diri, hingga keberanian moral yang menjadi kompas batin di dunia maya.

Buku ini merupakan referensi esensial bagi akademisi, mahasiswa, pendidik, serta orang tua yang ingin membekali Generasi Milenial dan Gen Z agar tidak sekadar menjadi pengikut arus digital, melainkan menjadi warga digital yang bijak, berkarakter, dan bertanggung jawab bagi masa depan bangsa.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “ETIKA DIGITAL DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA MEDIA SOSIAL”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *